Alpet 2022
Terjemahan Lama
1. Dan lagi berfirmanlah Tuhan kepada Musa, demikian:
65. Bahwa Engkau telah berbuat baik akan hamba-Mu, ya Tuhan! setuju dengan firman-Mu. 66. Ajarkanlah kiranya aku arti yang baik dan pengetahuan, karena percayalah aku akan segala hukum-Mu. 67. Maka dahulu dari pada aku teraniaya sesatlah aku, tetapi sekarang aku memeliharakan firman-Mu. 68. Bahwa baiklah Engkau dan Engkaupun berbuat baik; ajarkanlah aku segala syariat-Mu. 69. Jikalau orang sombong mereka dusta akan daku sekalipun, maka aku juga memeliharakan firman-Mu dengan segenap hatiku. 70. Bahwa hati mereka itu seperti berselubungkan lemak, tetapi aku ini bergemar akan taurat-Mu. 71. Baiklah padaku aku telah teraniaya, supaya belajarlah aku akan segala syariat-Mu. 72. Bahwa taurat yang telah terbit dari pada mulut-Mu itu bagiku terlebih baik dari pada uang emas atau perak beribu-ribu. 73. Maka tangan-Mu telah menjadikan dan melengkap aku; berilah kiranya budi akan daku, supaya aku belajar segala hukum-Mu. 74. Biarlah segala orang yang takut akan Dikau memandang akan daku serta bersukacita hatinya, sebab aku menantikan perjanjian-Mu. 75. Maka kuketahui, ya Tuhan! akan segala keputusan hukum-Mu itu benar adanya, dan lagi sebab setiawanlah Engkau maka Engkau telah menyiksakan daku. 76. Sahaja biarlah kemurahan-Mu menghiburkan daku, setuju dengan barang yang telah Kaujanji kepada hamba-Mu. 77. Biarlah segala rahmat-Mu berlaku atasku, supaya hiduplah aku, karena taurat-Mu itulah segala kesukaan hatiku. 78. Biarlah segala orang sombong itu dapat malu, sebab telah ditanduknya akan daku ke bawah dengan dusta, maka aku juga memikirkan segala hukum-Mu. 79. Biarlah segala orang yang takut akan Dikau itu balik kepadaku, demikianpun segala orang yang mengetahui kesaksian-Mu. 80. Biarlah hatiku tulus dengan segala syariat-Mu, supaya jangan aku beroleh malu. 81. Bahwa pingsanlah hatiku oleh rindu akan selamat-Mu, dan aku menantikan perjanjian-Mu. 82. Maka mataku merenung-renung akan perjanjian-Mu, sambil kataku: Bilakah Engkau akan menghiburkan daku? 83. Maka aku telah menjadi bagaikan kulit yang tersalai, tetapi tiada juga aku melupakan segala syariat-Mu. 84. Berapa hari lagi ditentukan bagi hamba-Mu ini? Bila gerangan Engkau memutuskan hukum atas segala orang yang mengejar aku? 85. Bahwa orang sombong telah menggali pelobang bagiku, maka ia itu tiada setuju dengan taurat-Mu. 86. Segala hukum-Mu itu benar adanya, maka dengan dusta mereka itu mengusir akan daku; tolonglah kiranya aku! 87. Nyaris mereka itu menghilangkan daku dari atas bumi; maka tiada juga aku meninggalkan firman-Mu. 88. Hidupkanlah kiranya aku sekadar kemurahan-Mu, maka aku akan memeliharakan kesaksian yang terbit dari pada mulut-Mu itu. 89. Bahwa firman-Mu, ya Tuhan! tetap berdiri pada selama-lamanya dalam segala langit. 90. Maka setia-Mu itu tetap kepada orang turun-temurun. Bahwa Engkau telah meneguhkan bumi, maka teguh tetaplah ia. 91. Maka setuju dengan takdir-Mu berteguhlah ia sampai sekarang, karena sekaliannya itupun hamba-Mu. 92. Jikalau kiranya taurat-Mu bukan segala kesukaanku, niscaya lamalah sudah karam aku dalam kesukaranku. 93. Maka selama-lamanya tiada aku akan melupakan hukum-hukum-Mu, karena olehnya juga Engkau telah menghidupkan daku. 94. Bahwa aku ini Engkau punya, maka sebab itu peliharakanlah aku, karena aku telah menuntut segala firman-Mu. 95. Maka orang fasik telah menanti-nanti akan daku hendak membinasakan daku, tetapi aku juga memperhatikan kesaksian-Mu. 96. Maka akan segala perkara yang sempurna telah kulihat kesudahannya, tetapi hukum-Mu itu amat luas adanya. 97. Bagaimana besar kasihku akan taurat-Mu; pada segala hari aku memikirkan dia. 98. Maka oleh hukum-hukum-Mu dijadikannya aku lebih bijak dari pada segala seteruku, karena selama-lamanya iapun sertaku. 99. Maka lebih berbudi aku dari pada segala guruku, sebab aku memperhatikan kesaksian-Mu. 100. Dan aku bijaksana dari pada segala orang tua-tua, sebab aku telah memeliharakan hukum-Mu. 101. Maka aku telah menjauhkan kakiku dari pada segala jalan yang jahat, supaya aku memeliharakan firman-Mu. 102. Maka tiada aku menyimpang dari pada hukum-hukum-Mu, karena Engkau telah mengajar aku. 103. Bagaimana sedap segala firman-Mu kepada langitan mulutku, terlebih dari pada air lebah kepada lidahku. 104. Maka dari pada firman-Mu aku beroleh hikmat, maka sebab itu bencilah aku akan segala jalan penipu. 105. Bahwa firman-Mu itu seolah-olah pelita bagi kakiku dan seperti suluh pada jalanku. 106. Maka aku telah bersumpah dan hendak menyampaikan dia, bahwa aku akan melakukan segala hukum kebenaran-Mu. 107. Jikalau kiranya aku sangat teraniaya, ya Tuhan! hidupkan apalah aku setuju dengan janji-Mu. 108. Terimalah dengan keridlaan segala persembahan lidahku dari sukahati, ya Tuhan! dan ajarkanlah aku hukum-hukum-Mu. 109. Maka jiwaku adalah selalu pada tapak tanganku, dan tiada juga aku melupakan taurat-Mu. 110. Bahwa orang-orang fasik telah memasang jerat akan daku, kendatilah demikian, tiada juga aku sesat dari pada firman-Mu. 111. Maka aku mengambil kesaksian-Mu akan bahagianku pusaka yang kekal, karena ia itulah kesukaan hatiku. 112. Maka aku telah mencenderungkan hatiku kepada syariat-Mu, hendak melakukan dia selama-lamanya sampai kepada kesudahan. 113. Maka aku benci akan segala angan-angan jahat, tetapi aku mengasihi akan taurat-Mu. 114. Bahwa Engkaulah perlindunganku dan perisaiku, maka haraplah aku akan firman-Mu. 115. Undurlah dari padaku, hai kamu orang yang berbuat jahat, supaya dapat aku memeliharakan hukum-hukum Allahku. 116. Bantulah akan daku, setuju dengan janji-Mu, supaya hiduplah aku dan janganlah aku beroleh malu dari sebab harapku. 117. Bantulah akan daku, niscaya terpeliharalah aku; maka selalu hatiku bersukacita akan segala syariat-Mu. 118. Maka Engkau juga membuang segala orang yang menolak akan segala syariat-Mu; dan sia-sialah segala tipu mereka itu. 119. Maka Engkau akan menghapuskan segala orang fasik dari atas bumi seperti buih, maka sebab itulah aku suka akan segala kesaksian-Mu. 120. Maka roma pada segala kulit tubuhku telah seramlah dari gentar akan Dikau, dan akupun takut akan segala hukuman-Mu.
1. Maka aku pertaruhkan kepadamu Pebe, saudara kita yang perempuan ini, yang menjadi pelayan sidang jemaat di Kenkeria itu.