Alpet Sebelum 2021
Terjemahan Lama
1. Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya?
1. Bermula, maka demikianpun sudah Tuhan berfirman kepadaku: Pergilah engkau; belikanlah dirimu sehelai ikat pinggang dari pada kain rami, kenakanlah dia pada pinggangmu, tetapi jangan ia itu kena air.
1. Bermula, maka inilah firman Tuhan yang telah datang kepada Yermia akan hal kemarau besar.
1. Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah. 2. Adalah Ia pada mulanya beserta dengan Allah. 3. Segala sesuatu dijadikan oleh-Nya, maka jikalau tidak ada Ia, tiadalah juga barang sesuatu yang telah jadi. 4. Di dalamnya itu ada hidup, dan hidup itulah terang manusia. 5. Maka terang itu bercahaya di dalam gelap, maka gelap itu tiada sadar akan Dia. 6. Maka adalah seorang yang disuruh oleh Allah, namanya Yahya. 7. Ialah datang memberi kesaksian, hendak menyaksikan hal terang itu, supaya sekalian orang percaya oleh sebab Dia. 8. Maka ia sendiri bukan terang itu, melainkan hendak menyaksikan hal terang itu. 9. Maka terang yang sebenarnya itu, yaitu yang menerangi tiap-tiap orang, turun ke dalam dunia. 10. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia ini dijadikan-Nya, tetapi dunia itu tiada mengenal Dia. 11. Maka datanglah Ia kepada milik-Nya sendiri, dan orang yang dimiliki-Nya itu pun tiada menerima Dia. 12. Tetapi seberapa banyak orang yang menerima Dia, kepada mereka itulah diberi-Nya hak akan menjadi anak-anak Allah, yaitu kepada segala orang yang percaya akan nama-Nya; 13. yang kejadian-Nya bukan daripada darah, dan bukan daripada tabiat tubuh, dan bukan daripada kehendak seorang laki-laki, melainkan daripada Allah. 14. Maka Firman itu telah menjadi manusia serta tinggal di antara kita (dan kami sudah memandang kemuliaan-Nya, seperti kemuliaan Anak yang tunggal yang daripada Bapa), penuh dengan anugerah dan kebenaran. 15. Maka Yahya itu menyaksikan Dia sambil berseru, katanya, "Inilah Dia, yang sudah kukatakan hal-Nya, bahwa Yang datang kemudian daripadaku, Ialah jadi dahulu daripadaku, karena adalah Ia dahulu daripadaku." 16. Sebab daripada kelimpahan-Nya, kita sekalian sudah menerima anugerah dan karunia. 17. Karena Taurat sudah diberi oleh Musa, tetapi anugerah dan kebenaran sudah didatangkan oleh Yesus Kristus. 18. Maka Allah belum pernah dilihat oleh seorang jua pun; tetapi Anak yang tunggal, yang di atas pangku Bapa, Ialah yang sudah menyatakan Dia. 19. Maka inilah kesaksian Yahya itu, tatkala orang Yahudi menyuruhkan beberapa Imam dan orang Lewi dari Yeruzalem akan bertanya kepadanya demikian, "Siapakah engkau?" 20. Maka mengakulah ia, dan tiada ia bersangkal; maka mengakulah ia demikian, "Aku ini bukannya Kristus itu." 21. Maka bertanyalah mereka itu kepadanya, "Kalau begitu, siapakah engkau? Engkaukah Elias?" Maka katanya, "Bukan." "Engkaukah nabi itu?" Maka jawabnya, "Bukan." 22. Lalu kata mereka itu kepadanya, "Siapakah gerangan engkau? Supaya dapat kami memberi jawab kepada orang yang menyuruhkan kami ini. Apakah kata engkau akan hal dirimu?" 23. Maka katanya, "Aku inilah suara orang yang berseru-seru di padang belantara: Luruskanlah jalan Tuhan! menurut seperti sabda Nabi Yesaya." 24. Adapun orang yang disuruh itu orang Parisi. 25. Maka mereka itu menanya dia, serta berkata kepadanya, "Jikalau engkau ini bukan Kristus, dan bukan Elias, dan bukan nabi itu, apakah sebabnya engkau membaptiskan orang?" 26. Maka jawab Yahya kepadanya, katanya, "Aku ini membaptiskan dengan air sahaja, tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia, yang tiada kamu kenal, 27. yaitulah Dia, yang datang kemudian daripadaku, maka menguraikan tali kasut-Nya pun aku ini tiada berlayak." 28. Segala perkara itu telah jadi di Baitani, di seberang Sungai Yarden, di tempat Yahya membaptiskan orang.